RSS

Selasa, 20 Januari 2009

Ayo Wisata ke Jogja

0 komentar


Gedung Bank Indonesia dan Kantor Pos Besar. Bangunan Kolonial yang indah ini terletak di utara untuk Karaton. Beberapa meter ke arah timur terdapat Gereja Agama Katholik tua yang terletak di Jl. Secodiningratan (Sekarang Jln P Senopati).

Baron. Pantai ini terletak di Kabupaten Gunungkidul, berjarak sekitar 60 km arah selatan dari kota Yogyakarta. Pantai Baron merupakan muara dari aliran sungai di bawah batu karang. Pantai ini sebenarnya merupakan teluk yang diapit oleh dinding-dinding perbukitan pohon kelapa.

Kukup. Ombaknya tergolong agak besar. Sebagai rangkaian alam perpantaian dari pantai Baron, gambaran tentang Pantai Kukup tidak jauh berbeda. Pantai ini berjarak sekitar 1 km dari Pantai Baron. Ciri khas dari obyek Pantai Kukup adalah pada koleksi ikan hiasnya. Pengunjung dapat sekedar melihat atau bahkan membelinya. Ciri lain menonjolkan yang eksotisme pantai ini adalah warna pasir pantainya yang putih kekuning-kuningan.
Candi Banyu Nibo Banyunibo mempunyai arti "air menetes" yang merupakan candi peninggalan agama Budha abad IX. Candi ini juga disebut "Si Sebatang Kara Banyu Nibo" karena letaknya yang terpencil ditengah persawahan dan rumpun pisang terpisah dari kelompok candi-candi yang lain. Candi ini dapat dicapai dengan kendaraan umum dari simpang tiga jalan raya Yogya-Solo yang menuju ke Piyungan sepanjang 2 kilometer atau 1 kilometer dari mulut jalan setapak yang menuju ke Petilasan Keraton Ratu Boko hingga tiba di komplek SKSD Palapa DIY. Selanjuynya perjalanan dengan jalan kaki menyusuri persawahan kearah timur (kiri), kurang lebih 1 kilometer.
Kerajinan Batik Batik acap kali digunakan sebagai simbol warisan turun temurun dari leluhur kita. Proses pembuatan Batik dapat dilihat di beberapa Galeri Batik di sebelah selatan Kota Jogjakarta yang sudah turun temurun.
Museum Biologi Terletak di jalan Sultan Agung Nomor : 22 Yogyakarta merupakan sarana pendidikan tentang satwa ( fauna ) dalam alam tumbuhan ( flora ) Indonesia . Dalam museum ini dapat disaksikan berbagai macam herabrium kering dan basah, berbagai jenis binatang dan kerangkanya. Sebagian diantaranya diperagakan dalam bentuk diorama, yang memperlihatkan kehidupan binatang dan tumbuh-tumbuhan tersebut, menyerupai keadaan dialam aslinya. Museum ini terbuka pada setiap hari : Selasa s/d Kamis pukul 08.00 - 13.00, Jum;at dari pukul 08.00 - 11.00, Sabtu dari pukul 08.00 - 12.30, dan Minggu pukul 08.00 - 12,00.


Bird Market (Pasar Burung Ngasem) tepatnya di wilayah Kecamatan Kraton, dan hanya berjarak sekitar 200 m dari gerbang Kraton Yogyakarta serta berhimpitan dengan Tamansari, terdapat sebuah pasar yang dikenal sebagai 'pasar burung", meskipun sebenarnya merupakan pasar umum, sebab tidak hanya jenis binatang dan burung saja yang ada di pasar tersebut. Pasar tersebut dikenal dengan nama Pasar Ngasem.
Borobudur merupakan Candi Budha terbesar di dunia yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Terletak disebelah Barat Laut kota Yogyakarta, sejauh lebih kurang 42 km. Dibangun pada abad ke 8, dengan kerja keras dan keringat yang membasahi dibawah sengatan terik matahari daerah tropis, ditunjang ketekunan para pekerja dan dedikasi yang tinggi dari kerabat dan rakyat wangsa Cailendra yang berkuasa pada saat itu. Candi itu benar-benar menampilkan kebesaran kerajaan Cailendra, yang berusaha menggambarkan riwayat hidup Sidharta Gautama dan menjelaskan ajaran-ajarannya melalui relief-relief yang terukiir indah pada dinding candi.
Museum Sonobudoyo merupakan meseum budaya yang lengkap setelah Museum Pusat Jakarta. Terletak di sisi barat laut alun-alun utara Yogyakarta. Museum yang juga merupakan sarana pendidikan, khususnya dalam bidang seni-budaya dana kepurbakalaan, museum ini juga memiliki perpustakaan yang cukup memadai terutama buku-buku yang berkaitan dengan masalah kebudayaan juga menyimpan warisan budaya rokhani yang tiada bernilai tingginya, dapat dikunjungi setiap hari antara pukul 08.00 - 13.00 WIB.
Cerme Gua Di balik ketenaran objek wisata Pantai Parangtritis dan makam raja Mataram (Imogiri), Kabupaten Bantul ternyata masih memiliki satu lagi objek wisata yang tidak kalah menariknya. Wisata alam Goa Cerme, objek wisata yang tersembunyi di Dusun Srunggo, Imogiri.Untuk menyusuri seluruh relung Gua Cerme yang memiliki lorong sepanjang 1.200 meter itu, diperlukan waktu sekitar 2 jam lebih. Sepanjang jalan yang dilalui, memiliki alur yang berkelok-kelok, dihiasi stalagtit dan stalagmit yang berlekuk-lekuk
Gereja Kotabaru terletak 2Km di sebelah barat Stasiun Tugu / malioboro. Merupakan gereja tua peninggalan zaman kolonial. Terkenal dengan nama Gereja Katolik St Antonius.
Dewantara Kirti Griya Museum yang berlokasi di JalanTaman Siswa No 31 Yogyakarta dulu merupakan kediaman keluarga Ki Hajan Dewantara. Museum ini merupakan museum memorial milik Yayasan Persatuan Perguruan Taman Siswa. Museum yang terletak dijantung kota Yogyakarta dengan luas bangunan 300 meter persegi dan luas tanah 2700 meter persegi bisa setiap saat dikunjungi wisatawan dengan kendaraan umum, bis kota , becak, maupun andong. Koleksi Museum Dewantara Kirti Griya berupa kumpulan surat - surat Ki Hajar Dewantara yang berjumlah 876 pucuk, perlengkapan rumah tangga, dokumentasi, foto - foto dan satu unit film dengan judul Ki Hajar Dewantara Pahlawan Nasional. Berkat kemajuan tehnologi film dapat disajikan kepada para pengunjung sehingga suara Ki Hajar Dewantara yang sedang berdialog dapat dinikmati dalam ruangan khusus.

Dieng Plateau Negeri yang dijuluki "Negeri Dewa" itu menyimpan sejuta keindahan lengkap dengan legendanya. Kalau Bumi Parahyangan memiliki Kawah Tangkuban Perahu, maka Dieng memiliki Kawah Sikidang. Keindahan dijamin tak kalah dengan kawah milik Sangkuriang tersebut.Keunikan obyek wisata Dieng, bukan hanya kesejukan alam, tetapi ada candi-candi kecil yang berusia belasan abad serta telaga dan kawah yang memiliki nilai magis dan ilmiah tersendiri. Itu akan sangat menarik minat para turis, ilmuwan dan penulis, untuk berwisata ke sana.

Dirgantara Mandala Museum terletak di kompleks Lanuma Adisucipto. Di dalam Museum ini terdapat foto tokoh AURI, panji-panji/pataka kapal terbang yang digunakan Angkatan Udara Indonesia dari tahun 1945 sampai sekarang, dan benda-benda sejarah yang ada hubungannya dengan perjuangan AURI. Untuk berkunjung ke Museum ini, pada saat kedatangannya pimpinan rombongan/pengunjung perlu lapor di pos perjagaan. Museum ini dibuka tiap hari : Senin s/d Kamis jam 08.00 - 13.30, Jum'at jam 08.00 s/d 11.00 dan hari Sabtu jam 08.00 s/d 12.00.

Vredeburg Dipusat kota, didepan Gedung Agung (bekas istana Presiden RI di jaman Yogyakarta menjadi ibukota Negara tahun 1946),dibelakang Monumen Serangan Umum 1 Maret terletak sebuah benteng kuno, Vredeburg. Benteng ini sengaja didirikan oleh penjajah Belanda untuk mengamankan pemerintahannya dengan seorang Gubernur Hindia Belanda yang bertempat tinggal di Gedung Gubernuran (Gedung Agung sekarang).


Glagah Pantai Glagah yang terletak 40 km dari kota Yogyakarta termasuk wilayah Kabupaten Kulonprogo . Di kawasan pantai ini telah dibangun berbagai sarana dan fasilitas antara lain kolam pemancingan, taman rekreasi, camping ground dan gardu pandang.Bagi pengunjung yang mempunyai hoby olah raga dayung bisa menyalurkan bakatnya /hobynya di pantai ini dengan menggunakan perahu Kano.

Universitas Gajah Mada salah satu kampus terbesar dan tertua di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1949 dan memiliki fasilitas terlengkap hingga saat ini.

Gedung Agung Istana Yogyakarta yang dikenal dengan nama Gedung Agung terletak di pusat keramaian kota, tepatnya di ujung selatan Jalan Akhmad Yani dahulu dikenal Jalan Malioboro, jantung ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan istana terletak di Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kotamadya Yogyakarta, dan berada pada ketinggian 120 meter dari permukaan laut. Kompleks istana ini menempati lahan seluas 43,585 m2.

Gembira Loka is relatively a small zoo located on the bank of river Gajah Wong, 3 km east of main Post Office. It has interesting collection of animals, local and foreign. In the compound, there are recreational facilities such as a pond for boating and a children's playground. During school holidays, gamelan and musical entertainment are performed in the grounds.

Imogiri sebenarnya Makam Hastanegara, dan merupakan makam yang lebih muda usianya dibandingkan dengan makam kotagede. Di Makam Imogiri ini, dimakamkan Raja-raja yang memerintah Kerajaan Mataram sepeninggalan Panembahan Senopati, terutama Putra Sultan Agung Hanyokro Kusumo. Makam ini dibangun diatas bukit, dan untuk mencapainya kita harus mendaki tangga dari batu berundak sebanyak 345 buah hingga tiba disuatu persimpangan jalan. Ziarah ke Makam Imogiri dapat dilakukan setiap hari Senin antara pukul 10.00 hingga 13.00 atau haru minggu antara pukul 13.30 hingga 16.30 WIB





Jagadnata Pura Hindu (pura),pura terbesar di Yogyakarta.terletak di Jl Sorowajan

Jalan Malioboro merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Jogja. Keramaian dan semaraknya Malioboro tidak terlepas dari banyaknya pedagang kaki lima yang berjajar sepanjang jalan Malioboro menjajakan dagangannya, hampir semuanya yang ditawarkan adalah barang/benda khas Jogja sebagai souvenir/oleh-oleh bagi para wisatawan. Mereka berdagang kerajinan rakyat khas Jogjakarta, antara lain kerajinan ayaman rotan, kulit, batik, perak, bambu dan lainnya, dalam bentuk pakaian batik, tas kulit, sepatu kulit, hiasan rotan, wayang kulit, gantungan kunci bambu, sendok/garpu perak, blangkon batik [semacan topi khas Jogja/Jawa], kaos dengan berbagai model/tulisan dan masih banyak yang lainnya. Para pedagang kaki lima ini ada yang menggelar dagangannya diatas meja, gerobak adapula yang hanya menggelar plastik di lantai. Sehingga saat pengunjung Malioboro cukup ramai saja antar pengunjung akan saling berdesakan karena sempitnya jalan bagi para pejalan kaki karena cukup padat dan banyaknya pedagang di sisi kanan dan kiri.


Museum Sasmitaloka Untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan dalam memerdekakan dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan maka perlu sekali kalau kita berkunjung ke Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman yang di Jalan Bintaran No. 3 Yogyakarta. Dari dalam gedung Sasmitaloka inilah pengunjung diajak menyaksikan sebagian dari sejarah perjuangan panjang bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya, diantaranya melalui perang terbuka maupun dengan gerilya yang dilakukan oleh putera-puteri terbaik di negeri ini dan salah satunya dipimpin oleh Kolonel Sudirman Komandan Divisi V Purwokerto saat itu.


Kalasan Temple terletak hanya 50 meter di tepi sebelah Selatan dari Jalan Raya Yogya-Solo ,Kilometer 14 dan lebih kurang 600 meter di sebelah Barat Daya Candi Sari. Candi Kalasan merupakan peninggalan Budha yang tertua di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah yang dibangun pada Tahun 778 Masehi sebagai persembahan kepada Dewi Tara Candi Kalasan ini bercorak Budha namun pendirinya adalah Rakai Panangkaran dari Wanca Sanjaya yang menganut agama Hindu, atas bujukan Guru-Gurunya dari Wanca Syailendra yang menganut Agama Budha . Candi Kalasan juga terkenal sebagai candi yang Indah Hiasannya dan sangat halus pahatan batunya. Selain itu ornamen dan relief pada dinding luarnya dilapisi sejenis semen kuno yang disebut Vajralepa

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan sumber pancaran seni budaya Jawa yang dapat di saksikan melalui keindahan arsitektur dengan ornamen-ornamennya yang sangat mempesona. Setiap hari, Kraton terbuka kunjungan wisatawan mulai pukul 7.30 hingga pukul 13.00, kecuali pada hari Juma't Kraton hanya buka sampai dengan pukul 12.00 WIB.


Desa Kasongan terletak di Barat daya Yogyakarta. Terkenal sebagai desa pengrajin tembikar.


Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kamis, 15 Januari 2009

Pusi-Puisi Chairil Anwar

0 komentar

AKU

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau


Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Maret 1943

Posted 6:01 AM by camar



PENERIMAAN

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

Maret 1943


Posted 5:59 AM by camar

HAMPA

kepada sri

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

Posted 5:59 AM by camar

DOA

kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

13 November 1943

Posted 5:58 AM by camar
SAJAK PUTIH

Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah...


Posted 5:58 AM by camar
SENJA DI PELABUHAN KECIL
buat: Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946

Posted 5:58 AM by camar
CINTAKU JAUH DI PULAU

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.

1946

Posted 5:57 AM by camar

MALAM DI PEGUNUNGAN

Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin,
Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?
Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:
Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!

1947

Posted 5:57 AM by camar
YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS

kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu

di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin

aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang

tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku

1949

Posted 5:53 AM by camar
DERAI DERAI CEMARA

cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini

hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah

1949


Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kamis, 08 Januari 2009

SKENARIO PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

0 komentar

SENAM INTRINSIK DONGENG

Oleh
Ely Herjanto, S.Pd.
NIM 08201289001


Dari empat aspek tindakbahasa, yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, keterampilan menyimak/mendengarkan termasuk sulit dikuasai siswa. Hal ini terbukti tidak semua siswa mampu mengikuti pembelajaran menyimak/mendengarkan dongeng dengan baik. Banyak siswa yang merasa sulit untuk menemukan ide/informasi dari dongeng yang didengar. Maka siswa perlu secara sadar berlatih tanpa ada perasaan terpaksa atau waswas. Untuk itu, guru perlu mengadakan inovasi model pembelajaran menyimak/mendengarkan yang menarik dan menyenangkan. Salah satu alternatif pembelajaran yang menyenangkan adalah Senam Intrinsik. Apakah yang dimaksud “SENAM INTRINSIK DONGENG?” Mampukah permainan ini meningkatkan kemampuan menyimak/mendengarkan siswa?
Senam Intrinsik Dongeng ada sebuah metode dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang kolaborasikan antara gerakan senam, Pendengaran, dan kemampuan mengapresiasi sastra khususnya unsure instrinsik dongeng. Dengan menggunakan metode ini diharapkan siswa akan lebih mudah untuk memahami unsure intrisik dongeng yang ditemukan.

A. Standar Kompetensi
Mengapresiasi dongeng yang diperdengarkan

B. Kompetensi Dasar
5.1 Menemukan hal-hal/unsure intrinsik yang menarik dari dongeng yang diperdengarkan
5.2 Menunjukan relevansi isi dongeng dengan situasi sekarang

Langkah-langkah Kegiatan
A. Persiapan
1. Siswa membentuk kelompok masing-masing 4 orang
2. Guru menjelaskan materi dan aturan main
3. Siapkan teks dongeng untuk dibaca

B. Permainan/Kegiatan Inti
1. Perwakilan kelompok yang terdiri dari 4 orang berdiri di depan kelas
2. Siswa mendengarkan aturan permainan
a. Jika mendengar/menemukan unsur intrisik dongeng (Tokoh/pelaku), maka siswa yang berdiri harus bergeser ke kanan 1 langkah secara bersamaan/kompak.
b. Jika mendengar/menemukan unsur intrisik dongeng (Penokohan/watak), maka siswa yang berdiri harus bergeser ke kiri 1 langkah secara bersamaan/kompak.
c. Jika mendengar/menemukan unsur intrisik dongeng (Seting Tempat), maka siswa yang berdiri harus mundur 1 langkah secara bersamaan/kompak
d. Jika mendengar/menemukan unsur intrisik dongeng (Seting waktu), maka siswa yang berdiri harus maju 1 langkah secara bersamaan/kompak.
3. Guru membacakan teks dongeng dan siswa yang berdiri siap melakukan aksi senam.
4. Siswa yang lain menilai ketepatan gerakan serta mencatat unsur intrinsik yang ditemukan.
5. Siswa beserta guru memberikan penilaian terhadap kelompok yang maju.
6. Setelah selesai dengan 1 kelompok maka berganti dengan kelompok yang lain.
7. Penutup

Catatan:
Gerakan senam dapat dimodifikasi sesuai dengan kesepakatan antara guru dengan siswa.

C. Pedoman Penilaian
1. Pedoman Penskoran memahami petunjuk kegiatan


Kegiatan Skor
Siswa mampu melaksanakan perintah sesuai petujuk 3
Siswa mampu mencerna petunjuk kegiatan 2
Siswa mampu mendengar dengan baik 1


2. Pedoman Penskoran melaksanakan petunjuk kegiatan


Kegiatan skor

Siswa menemukan unsur intrinsi dan melakukan kegiatan sesui dengan petunjuk secara kompak. 3
Siswa hanya mampu menyimak perintah dan kurang kompak didalam melakukan kegiatan. 2
Siswa tidak dapat menyimak perintah dan petunjuk. 1


Pada akhir pertemuan pertama guru dan siswa mengadalkan kegiatan refleksi atas kegiatan pembelajaran pada hari itu. Siswa diberi tugas untuk melengkapi unsur intrinsik yang belum ditemukan tetapi dapat ditemukan setelah penampilan kelompok lain.
Pada teknik penilaian tes lisan/performansi ini digunakan rubrik penilaian sebagai berikut :
Rubrik Penilaian kelompok (perlu disepakati dulu oleh guru dan siswa)


Demikian Skenario Pembelajaran yang dapat saya rencanakan pada Kompetensi Dasar “Menemukan hal-hal/unsure intrinsik yang menarik dari dongeng yang diperdengarkan ” pada Kelas VII Semester Gasal. Kritik konstruktif sangat saya harapkan dari berbagai pihak demi sempurnanya skenario pembelajaran ini.



Contoh Kutipan Dongeng.
Kerbau dan Kambing
Aesop
Seekor kerbau jantan berhasil lolos dari serangan seekor singa dengan cara memasuki sebuah gua dimana gua tersebut sering digunakan oleh kumpulan kambing sebagai tempat berteduh dan menginap saat malam tiba ataupun saat cuaca sedang memburuk. Saat itu hanya satu kambing jantan yang ada di dalam gua tersebut. Saat kerbau masuk kedalam gua, kambing jantan itu menundukkan kepalanya, berlari untuk menabrak kerbau tersebut dengan tanduknya agar kerbau jantan itu keluar dari gua dan dimangsa oleh sang Singa. Kerbau itu hanya tinggal diam melihat tingkah laku sang Kambing. Sedang diluar sana, sang Singa berkeliaran di muka gua mencari mangsanya.
Lalu sang kerbau berkata kepada sang kambing, "Jangan berpikir bahwa saya akan menyerah dan diam saja melihat tingkah lakumu yang pengecut karena saya merasa takut kepadamu. Saat singa itu pergi, saya akan memberi kamu pelajaran yang tidak akan pernah kamu lupakan."
Sangatlah jahat, mengambil keuntungan dari kemalangan orang lain

Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
 
Copyright © Mr.Elly Oye